Senin, 31 Agustus 2009

live

Susah dan payah yang dihadapi untuk mengejar ilmu didunia mungkin terbayar setelah kita mendapatkan pekerjaan yang menurut anggpan kita akan menjamin kehidupan kita didunia, namun apakah itu yang sebenarnya kita cari?

Perjalan hidup kita mungkin telah dimulai sebelum kita dilahirkan didunia, sebelum kita lahir kita telah merepotkan orang yang sekaran sangat kita sayangi yaitu ibu kita, Sembilan bulan didalam kadungan bukanlah waktu yang singkat, ditambah beban yang dialami sang ibu demi sibuah hatinya, pasti akan terasa lebih lama, harpanlah yang meguatkan hatinya untuk terus bertawakal dan istiqomah, harapan akan kehadiran sang buah hati yang memang benar benar diharapkan untuk menjadi sosok manusia idaman, yang soleh/ solehah, berbakti kepada ibu bapaknya, berguna bagi agamanya dan lingkungan sekitar serta berguna bagi dunia, dapat meringankan beban penderitaannya baik didunia maupun nanti setelah menghadapnya, seorang ibu tentunya mengharapkan anak yang sempurna baik dari segi fisik/jasmani maupun dalam segi rohaninya,pribadi yang utuh dan utama, harapan ini yang menguatkan ibu hingga proses kelahiran dan proses selanjutnya.

Setelah lahir kita telanjang, menangis sekuat mungkin.. namun orang sekeliling kita bahagia, tertawa, bersuka cita dengan penuh harap yang ada pada kita terutama orang tua kita, kebahagiaan yang tak ternilai kerja keras yang kitni mendapatkan amanah untuk membesarkan anak yang baru saja lahir, dunia baru bagi kita namun harapan akan perbaikan dunia yang telah ada menuju dunia baru yang lebih baik pun berkembang, awal kehidupan dimulai dengan sejuta harpan, semua ada pada kita, sang bayi mungil yang masih merah yang belum mengerti apa apa, namun siap untuk menyongsong kehidupan.

Pembelajaran pertama dimulai melalui naluri untuk mencari makan, mecari tetek sang ibu untuk memeuhi kodratnya sebagai manusia yaitu makan, walaupun perkara makan ini yang nantinya akan membawa manusia pada beragam masalah bahkan dapat mengahancurkan hidup dan kehidupannya. Namun semua mengailir bagai air yag turun dari tempat yang tinggi satu persatu kata dipahami, tindak tanduk dan perilaku dipelajari, bersambung

How to make our live better?, sometimes we ask that question, we want that our live increase time by time but the fact is different, we always met the problem in our lives. So, how to solve this problem?, its depend on the person who met the problem, many people think that they can solve every problem with money , another people said that they can solve the problem if they can analyze the problem with clearly mind and beautiful heart, which is better? Or you have another method?

Make our lives better is not only think and solve our problem but also maintain what we do, what we fell and what we thinks, it’s about aptitude, about feeling and mind, try to respect to another people is one things that make people give positive energy to us, giving sympathy if they got calamity, offer a solution in their problem or just smile if we meet in the some places is simple think that effectively built a positive condition.

Minggu, 16 Agustus 2009

hello world

halaman blog kami untuk pengembangan selanjutnya